Berita Terkini

Eksplorasi berita terbaru tentang prestasi, inovasi kesehatan, dan akademik Institut Kesehatan Payung Negeri.

Jelajah Warta

11 Artikel Ditemukan
Polda Riau Lakukan Sosialisasi Green Policing di Ikes Payung Negeri Pekanbaru
Akademik 29 Nov 2025

Polda Riau Lakukan Sosialisasi Green Policing di Ikes Payung Negeri Pekanbaru

<p>Kepolisian Daerah (Polda) Riau Lakukan Sosialisasi Green Policing di Ikes Payung Negeri Pekanbaru pada Selasa, (25/11/2025). Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Kampus 1 Ikes Payung Negeri Pekanbaru.<br><br>Wakil Rektor (WR) 1 Ikes Payung Negeri Pekanbaru Ns. Candra Saputra, M.Kep menyebut kegiatan ini merupakan bentuk implementasi kerjasama antara Polda Riau dengan IKes Payung Negeri dan wujud dari implementasi program penghijauan di IKes Payung Negeri Pekanbaru.<br><br>"Serta upaya untuk menciptakan kesadaran warga kampus untuk menjaga lingkungan hidup," ucapnya Rabu, (26/11/2025).<br><br>"Kegiatan ini juga berkaitan dengan kegiatan program kemahasiswaan dalam melaksanakan pengembangan unit kegiatan mahasiswa bidang lingkungan dan Go Green Ikes Payung Negeri Pekanbaru," tambahnya.<br><br>Selanjutnya ia menyebut, ini merupakan langkah awal dalam menjaga lingkungan hingga wujud nyata bersama seluruh mahasiswa, dosen dan intitusi pendidikan terjun langsung terlibat dalam program Green Policing.<br><br>"Untuk kedepannya, saya berharap terciptanya kesadaran seluruh warga kampus akan pentingnya menjaga lingkungan melalui program green policing ini dan juga kami berharap akan dibentuk duta kampus bidang go green yang dapat bersinergi dengan program yang ada di Polda Riau," harapnya.</p>

Baca Selengkapnya arrow_forward
Dalam Upaya Pencegahan Dan Penanggulangan Stunting, Ikes Payung Negeri Pekanbaru Gelar Seminar Kesehatan
Akademik 29 Nov 2025

Dalam Upaya Pencegahan Dan Penanggulangan Stunting, Ikes Payung Negeri Pekanbaru Gelar Seminar Kesehatan

<p>Ikes Payung Negeri Pekanbaru menggelar kegiatan seminar kesehatan bertajuk kesehatan dan penanggulangan stunting pada Senin, (24/10/2025). Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Ikes Payung Negeri Pekanbaru.<br><br>Adapun yang menjadi narasumber adalah Dr. Drs. Susianto, M.K.M yang merupakan President Vegan Society of Indonesia (VSI) dan President World Vegan Organisation (WVO).<br><br>Menurut Rektor Ikes Payung Negeri Pekanbaru Dr. Deswinda, S.Kep., Ns., M.Kes stunting bukan hanya sekedar permasalahan pertumbuhan fisik anak, tetapi merupakan indikator kualitas bangsa dimana dampaknya dapat terlihat dalam jangka panjang.&nbsp;<br><br>"Oleh sebab itu, penanganan stunting harus dilakukan secara komprehensif, terintegrasi, dan berkelanjutan," ujarnya Pada Senin, (24/11/2025).<br><br>"Upaya pencegahan stunting memerlukan kolaborasi lintas sektor yaitu bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi, sosial, serta komitmen kuat dari pemerintah dan masyarakat," tambahnya.<br><br>Ia mengajak seluruh peserta seminar untuk mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh. "Jadikan seminar ini sebagai momentum untuk memperkuat kontribusi kita dalam mencetak generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berkualitas," katanya.<br><br>Ia berharap kegiatan ini dapat memperkuat pemahaman, meningkatkan kesadaran, dan mendorong lahirnya inovasi baru di lingkungan kampus maupun di masyarakat.</p>

Baca Selengkapnya arrow_forward
Guna Menjembatani Para Alumni, Ikes Payung Negeri Pekanbaru Taja Jobfair 2025
Akademik 02 Nov 2025

Guna Menjembatani Para Alumni, Ikes Payung Negeri Pekanbaru Taja Jobfair 2025

<p>Ikes Payung Negeri Pekanbaru taja Kegiatan Jobfair 2025 di Hotel Mutiara Merdeka Kota Pekanbaru pada Rabu, 29/10/2025. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Bidang Pengantar Kerja Dinas Tenaga Kerja Kota Pekanbaru dan Plt. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau.<br><br>Rektor Ikes Payung Negeri Pekanbaru Dr. Deswinda., S.Kep., Ns., M. Kes menyebut kegiatan ini adalah bentuk komitmen Ikes Payung Negeri Pekanbaru dalam menjembatani alumni untuk mendapatkan pekerjaan.<br><br>“Inilah kesempatan yang baik untuk alumni Ikes Payung Negeri Pekanbaru dalam menempatkan diri, kira-kira profesi adik-adik semua itu tempatnya itu dimana. Karena yang hadir hari ini bukan hanya dari rumah sakit tetapi juga terdapat perusahaan,” ujarnya Rabu, (29/10/2025).<br><br>Ia menyebut, jika terdapat alumni yang berminat bekerja diluar negeri maka akan difasilitasi oleh Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).&nbsp;<br><br>“Sekarang adalah kesempatan emas untuk bisa bekerja diluar negeri karena sangat banyak permintaan dari luar negeri terutama untuk perawat,” tambahnya.<br><br>Senada dengan hal tersebut, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Ns. Widodo, S.Kep., SH berharap alumni Ikes Payung Negeri Pekanbaru dapat memanfaatkan kegiatan ini dengan sangat baik.<br><br>“Mudah-mudahan peluang-peluang yang ada ini mari bersama-sama kita ambil, kita raih untuk meningkatkan kesejahteraan kita sehingga kita dapat bersama-sama membangun kesehatan di Provinsi Riau,” harapnya.</p>

Baca Selengkapnya arrow_forward
Fakultas Keperawatan Ikes Payung Negeri Pekanbaru Gelar Program Lecturer & Students Exchange Bersama BCNR Thailand*
Akademik 26 Oct 2025

Fakultas Keperawatan Ikes Payung Negeri Pekanbaru Gelar Program Lecturer & Students Exchange Bersama BCNR Thailand*

<p><br>Fakultas Keperawatan Ikes Payung Negeri Pekanbaru menggelar <em>Program Lecturer and Student Exchange BCNR Thailand</em> to Ikes Payung Negeri Pekanbaru pada 23 Oktober 2025 - 5 November 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 3 orang dosen dan 5 orang mahasiswa dari BCNR Thailand.&nbsp;<br><br>Rektor Ikes Payung Negeri Pekanbaru Dr. Deswinda., S.Kep., Ns., M.Kes menyebut bahwa kerjasama antara Fakultas Keperawatan Ikes Payung Negeri Pekanbaru dan BCNR Thailand sudah diperpanjang untuk kedua kalinya.<br><br>"Sehingga Implementasi (MoA) yang kami laksanakan akan memperkuat Riset dan Pengabdian kepada masyarakat untuk kedua Institusi," ujarnya pada Minggu, (26/10/2025).<br><br>Kemudian, Dekan Fakultas Keperawatan Ikes Payung Negeri Pekanbaru Ns. Wardah, M.Kep menyebut di era globalisasi dan tantangan dunia kesehatan yang semakin kompleks, tenaga keperawatan dituntut untuk memiliki wawasan internasional, kompetensi global, serta keterampilan komunikasi lintas budaya.<br><br>"Salah satu upaya untuk mencapai hal tersebut adalah melalui kegiatan Lecturer and Student Exchange Program, yang memungkinkan dosen dan mahasiswa keperawatan untuk saling bertukar pengalaman, wawasan, dan praktik terbaik dalam pelayanan keperawatan," ujarnya pada Minggu, (26/10/2025).<br><br>Ia menyebut tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan wawasan internasional dosen dan mahasiswa Program Studi Keperawatan, membangun jejaring kerja sama akademik dan klinik antara Indonesia dan Thailand, serta meningkatkan kompetensi profesional keperawatan melalui pembelajaran lintas negara.<br><br>"Kemudian juga untuk mendorong pengembangan kurikulum berstandar internasional dan menjadi langkah awal dalam proses internasionalisasi program studi," jelasnya.<br><br>Adapun luaran yang diharapkan dengan adanya program ini adalah terjadinya peningkatan kompetensi akademik dan profesional, publiksasi dan dokumentasi akademik, penguatan kerjasama internasional, pengembangan kurikulum internasional serta penguatan softskill mahasiswa.</p>

Baca Selengkapnya arrow_forward
Ikes Payung Negeri Pekanbaru  Wisuda 668 Lulusan Program Sarjana, Program Pendidikan Profesi dan Diploma
Akademik 24 Oct 2025

Ikes Payung Negeri Pekanbaru Wisuda 668 Lulusan Program Sarjana, Program Pendidikan Profesi dan Diploma

<p>Ikes Payung Negeri Pekanbaru resmi mengukuhkan 668 wisudawan pada wisuda ke-3 Tahun Akademik 2024/2025 yang terdiri dari program sarjana, pendidikan profesi, dan diploma tiga. Kegiatan yang berlangsung di SKA Co-Ex Kota Pekanbaru pada Kamis 23 Oktober 2025 ini turut di hadiri mitra kerjasama dari Boromrajajonani College of Nursing (BCNR) Thailand.<br><br>668 wisudawan tersebut, terdiri Program Studi S1 Keperawatan, S1 Kebidanan, S1 Kesehatan Masyarakat, Pendidikan Profesi Ners, Pendidikan Profesi Bidan, D3 Keperawatan dan D3 Kebidanan.<br><br>“Hari ini adalah hari&nbsp; yang penuh rasa syukur, hari yang berisikan do’a dan air mata. Perjuangan yang panjang akhirnya berbuah manis, saat ini adalah puncak dari ribuan langkah kecil yang sudah bapak/ibu dan saudara tapaki di kampus kita,” ujar Rektor Ikes Payung Negeri Pekanbaru Dr. Deswinda., S.Kep., Ns., M.Kes dalam sambutannya pada Kamis, (23/10/2025).<br><br>“Kemudian pada hari ini, kami segenap sivitas akademika Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru menyampaikan selamat kepada saudara-saudara semua,” tambahnya.<br><br>Ia menyebut bahwa saat ini merupakan era di mana teknologi dan kesehatan tidak lagi berjalan secara terpisah. Berbagai praktik kesehatan kini dapat didukung oleh kemajuan teknologi, seperti penggunaan kecerdasan buatan dalam proses diagnosis serta layanan konsultasi jarak jauh melalui telemedicine.&nbsp;<br><br>“Kita tidak boleh menghilangkan aspek humanis, apalagi yang berhubungan dengan manusia seperti perawat berhubungan dengan pasien, bidan yang berhubungan dengan pasien, ahli kesehatan masyarakat yang berhubungan dengan masyarakat yang ada di komunitas,”ucapnya.<br><br>Ia mengatakan, di era sekarang ini hendaknya para tenaga kesehatan mampu bersinergi dengan teknologi tanpa menghilangkan aspek humanis.&nbsp;<br><br>“Itulah sebabnya kami Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru berkomitmen untuk melahirkan lulusan yang mahir dalam inovasi, tulus hatinya dan punya empati yang tinggi. Lulusan kami tidak hanya menguasai teknologi tetapi juga memahami karakter masing-masing pasien dan masyarakat serta melayani masyarakat dengan hati nurani,” ujarnya.</p>

Baca Selengkapnya arrow_forward
PKKMB IKes Payung Negeri Pekanbaru 2025 Diikuti sebanyak 1198 Mahasiswa Baru. Kepala LLDIKTI XVII: Motivasi Mahasiswa Menjadi Generasi Sukses dan Berdampak Nyata Bagi Masyarakat
Akademik 20 Sep 2025

PKKMB IKes Payung Negeri Pekanbaru 2025 Diikuti sebanyak 1198 Mahasiswa Baru. Kepala LLDIKTI XVII: Motivasi Mahasiswa Menjadi Generasi Sukses dan Berdampak Nyata Bagi Masyarakat

<p>Pekanbaru, Detaksatu.com : Institut Kesehatan (IKes) Payung Negeri Pekanbaru menggelar kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2025/2026 di Hotel Pangeran Pekanbaru.<br><br>Kegiatan ini diikuti total 1.198 mahasiswa baru, terdiri atas program reguler 871 orang, non-reguler 200 orang, sarjana 815 orang, diploma tiga 36 orang, dan profesi ners 127 orang. Dari jumlah tersebut, 574 mahasiswa hadir secara luring dan 157 mahasiswa mengikuti secara daring melalui Zoom.<br><br>Sambutan Rektor IKes Payung Negeri<br>Rektor IKes Payung Negeri, Dr Deswinda, SKep, Ns, MKes., dalam sambutannya menekankan pentingnya mahasiswa untuk aktif dalam proses perkuliahan maupun kegiatan organisasi.<br><br>“Jadilah mahasiswa yang aktif, bukan hanya kuliah lalu pulang. Bangun jejaring melalui persahabatan dan organisasi agar pengalaman selama kuliah semakin bermakna,” pesan Rektor.<br><br>Kepala LLDIKTI Wilayah XVII, Dr H Nopriadi, SKM, MKes: Raihlah Prestasi, Tingkatkan Fighting Spirit, Aktif Berorganisasi, Bangun Relasi, dan Ingat Harapan Orang Tua.<br><br>Kegiatan PKKMB ini yang turut dihadiri oleh Kepala LLDIKTI Wilayah XVII Riau dan Kepulauan Riau, Dr H Nopriadi, SKM, MKes yang juga merupakan alumni Akademi Perawat Payung Negeri Pekanbaru (APPN) tahun 1994-1997, cikal bakal Institut Kesehatan (IKes) Payung Negeri.<br><br>Dalam sambutannya, Dr. Nopriadi mengenalkan bahwa LLDIKTI Wilayah XVII memiliki tugas pokok untuk membina, mengawasi, dan mengendalikan mutu perguruan tinggi di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.<br><br>Ia juga menyampaikan rasa senangnya terhadap perkembangan kampus IKes Payung Negeri yang kini semakin maju dan berkualitas, 3 Prodinya sudah terakreditasi Unggul, dan 4 Prodinya terakreditasi Baik Sekali, hasil UKOM mahasiswanya 5 tahun terakhir lulus 95-100%, saat ini telah memiliki gedung dan fasilitas yang bagus, jauh lebih baik dibandingkan saat dirinya mulai kuliah tahun 1994–1997 dan sebagai staf dosen di APPN 1997-1999, sebelum ia melanjutkan studi S1 di FKM UI Depok &amp; S2 Kesehatan di FK UGM Yogyakarta dulu, ujarnya.<br><br>“Dulu kampus ini belum semegah sekarang, bahkan dosen yang bergelar S1 &amp; S2 pun belum banyak. Sekarang perkembangannya luar biasa, sekarang dosennya sudah banyak yang lulusan S3. Saya bangga melihat kemajuan IKes PN saat ini,” ungkapnya.<br><br>Dalam suasana penuh keakraban, Dr. Nopriadi juga menyelipkan humor agar mahasiswa baru termotivasi dan merasa bangga diterima sebagai mahasiswa baru IKes PN. Karena tidak semua yang mendaftar lulus seleksi dan diterima sebagai mahasiswa disini.<br><br>“Tingginya kepercayaan masyarakat dan banyaknya calon mahasiswa baru memilih IKes PN ini bukan hanya karena kualitas akademik dan akreditasinya yang bagus, tapi juga tertarik karena kampusnya yang bagus, sehingga mereka merasa bangga jika berfoto di depan kampusnya.<br><br>Saya sering mengamati kebiasaan mahasiswa baru, mereka sering mencari spot berfoto yang bagus di area kampusnya, kemudian dipostingnya ke berbagai media sosial dengan rasa senang dan bangga agar orang lain tahu bahwa dia sudah diterima sebagai mahasiswa baru di kampus kebanggaannya itu. Oleh karena itu kepada Ibu Rektor dan Yayasan, mohon diperbanyak spot tempat berfoto yang bagus dan menarik bagi para mahasiswa di IKes Payung Negeri,” tanpa disadari berarti mereka sudah turut membantu mempromosikan kampus IKes Payung Negeri kepada masyarakat luas, ujarnya yang disambut tepuk tangan meriah mahasiswa baru.<br><br>Dorongan Menuju Akreditasi Unggul<br><br>Lebih lanjut, Dr Nopriadi menekankan pentingnya peningkatan mutu pendidikan tinggi sebagaimana diatur dalam Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan.<br><br>“Lulusan IKes PN harus mampu bersaing secara global. Saat ini sebagian Prodi di IKes PN sudah terakreditasi unggul, saya do’akan semoga nanti Prodi dan Institusinya terakreditasi internasional. Saya dapat informasi sudah banyak alumni IKes Payung Negeri yang telah sukses, ada juga yang bekerja di luar negeri, seperti di Belanda, Tiongkok, Australia, dll. Maka saya himbau kepada para dosen dan mahasiswa baru untuk terus meningkatkan pengetahuan, keterampilan, hard skill dan soft skill, serta kemampuan berbahasa asing,” tegasnya.<br><br>Kami mengucapkan selamat menjadi mahasiswa baru. Hari ini kalian mulai perjalanan baru, bukan sekadar menjadi mahasiswa, tetapi menjadi bagian dari ekosistem pendidikan tinggi yang memiliki peran strategis, untuk mencerdaskan kehidupan bangsa Indonesia, memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi serta meningkatkan daya saing Indonesia di kancah global.<br><br>Mulai tahun 2025 ini, Kementerian Pendidikan Tinggi sains dan Teknologi tengah mendorong program kampus berdampak sebagai bagian dari Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi yang berdampak.<br><br>Kami dari LLDIKTI Wilayah XVII Riau dan Kepri juga menginginkan perguruan tinggi di Provinsi Riau &amp; Kepri benar benar menjadi penggerak transformasi sosial dan ekonomi yang berkelanjutan menuju Indonesia emas tahun 2045.<br>Semua mahasiswa baru adalah bagian penting dari perjalanan ini.<br><br>Kami ingin kalian semua tidak hanya sekedar lulus kuliah tetapi mampu mentransformasi pengetahuan dan keterampilan yang dipelajari di kampus ini dapat berkontribusi nyata di masyarakat.<br><br>Kami harapkan adik-adik mahasiswa mampu menjadi agen perubahan, agen penggerak, dan agen pelopor yang berani menghadirkan solusi untuk berbagai tantangan bangsa kita. Menjadi mahasiswa yang berintegritas, kreatif, adaptif, kolaboratif dan peduli terhadap masyarakat.<br><br>PKKMB yang kalian ikuti saat ini adalah langkah awal dalam proses yang cukup panjang. Inilah momen transisi dari seorang siswa menjadi mahasiswa, yang mandiri dan siap untuk berkontribusi.<br><br>Di sini kalian akan mulai mengenal apa itu budaya akademik, tridharma perguruan tinggi; pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, kesadaran berbangsa dan bernegara, tentu semangat untuk terus belajar dan berinovasi.<br><br>Kalian juga akan dibekali dengan literasi yang sangat penting di era sekarang, yaitu literasi digital, literasi teknologi, literasi kemanusiaan serta kompetensi yang akan menjadi bekal dalam menghadapi dunia yang terus berubah.<br>Jangan lupa pula bahwa sebagai mahasiswa, kalian adalah generasi yang akan menjaga dan merawat Pancasila sebagai dasar negara, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Tentu semua itu bukan hanya untuk dihafal, tetapi diresapi dan diamalkan dalam kehidupan sehari- hari.<br><br>Saya ingin menegaskan PKKMB harus menjadi proses yang aman, saling menghormati, tanpa kekerasan dalam bentuk apapun.<br><br>Kita semua ingin menciptakan budaya kampus yang inklusif, sehat, dan saling mendukung. Marilah kita semua bermimpi atau memiliki cita-cita besar, yang berani melangkah, berkarya tanpa henti, jadilah mahasiswa yang dibanggakan keluarga, dan bermanfaat bagi masyarakat luas, bangsa dan negara kita Indonesia.<br><br>Saya percaya dari kampus ini akan lahir generasi yang akan membawa Indonesia melangkah dengan bangga menuju Indonesia emas 2045. Kalianlah yang akan memimpin negeri ini di masa depan.<br><br>Pesan Inspiratif dari Alumni Dr Nopriadi juga berbagi kisah perjuangannya ketika berusaha meyakinkan orang tuanya agar merestuinya kuliah pada tahun 1994.<br><br>Ia sempat diuji oleh ayahnya, waktu itu ayahnya mengatakan tak usahlah kuliah, buka saja usaha dipasar nanti ayah kasih modal untuk usaha Rp 25-30 juta. Namun ia menolak, ia tetap memilih ingin kuliah. Saya ingin merubah nasib dan ingin meraih masa depan yang jauh lebih baik.<br><br>“Saya katakan ke ayah, saya hanya ingin kuliah dan mohon doa restu dari ayah dan ibunda, saya berjanji akan sungguh-sungguh belajar dan insyaAllah tidak akan mengecewakan. Sejak saat itu saya punya tekad yang kuat untuk membuktikan kepada mereka bahwa walaupun kita berasal dari kampung yang terisolir sekalipun, namun kita punya hak untuk meraih sukses. Kesuksesan tidak hanya milik orang kaya dan juga tidak harus dari keluarga pejabat. Pada saat saya kuliah, dosen saya mengajarkan bahwa untuk meraih sukses kita perlu memiliki kemampuan (ability), juga harus punya semangat juang (fighting spirit), membangun relationship (jejaring pertemanan), berperilaku baik, serta doa restu orag tua itu sangat penting. Jika suatu saat kita sukses, tentu kedua orang tua dan keluarga kita merasa senang dan bangga dengan kita,” ujarnya.<br><br>Pesan untuk Mahasiswa Baru<br>Mengakhiri sambutannya, Kepala LLDIKTI Wilayah XVII D .Nopriadi memberikan pesan bagi mahasiswa baru IKes Payung Negeri Pekanbaru.<br><br>Raihlah prestasi, tingkatkan fighting spirit, aktif berorganisasi, selalu membangun relasi/jejaring pertemanan, dan ingatlah harapan orang tuamu, bahagiakan mereka, itulah kunci kesuksesan.<br><br>Jadilah mahasiswa yang berdampak, sebagaimana slogan Diktisaintek berdampak. Selamat belajar, selamat berproses. Kami akan menunggu karya karya hebat kalian semua, tutupnya.</p><p><br></p>

Baca Selengkapnya arrow_forward
Ikes Payung Negeri Pekanbaru Gelar PKKMB 2025, Rektor Ikes Payung Negeri Pekanbaru : "Kami Percaya Bahwa Ananda Semua Memiliki Potensi Yang Sangat Besar"
Akademik 17 Sep 2025

Ikes Payung Negeri Pekanbaru Gelar PKKMB 2025, Rektor Ikes Payung Negeri Pekanbaru : "Kami Percaya Bahwa Ananda Semua Memiliki Potensi Yang Sangat Besar"

<p><br>Pekanbaru - Ikes Payung Negeri Pekanbaru menggelar kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2025 pada Selasa, 16 September 2025. Kegiatan yang diikuti oleh 697 mahasiswa program reguler ini berlangsung di Ballroom Hotel Pangeran Pekanbaru.<br><br>Rektor Ikes Payung Negeri Pekanbaru Dr. Deswinda, S.Kep., Ns., M.Kep menyebut bahwa tahun ajaran baru adalah momen yang penuh harapan, semangat dan kegembiraan.<br><br>“Hari ini kita akan merayakan awal dari perjalan panjang penuh warna yang akan anada tempuh di Ikes Payung Negeri Pekanbaru,” katanya Selasa, (16/09/2025).<br><br>“Kami percaya bahwa ananda semua memiliki potensi yang sangat besar dan kami sebagai pemberi pelayanan untuk anada semua, berkomitmen untuk menuntun setiap langkah ananda untuk meraih cita-cita di Ikes Payung Negeri Pekanbaru,” tambahnya.<br><br>Selanjutnya, ia mengatakan bahwa perguruan tinggi bukan hanya tempat belajar tetapi juga tempat tumbuh dan berkembang dan menemukan jati diri.<br><br>“Kami berharap, ananda semua dapat memanfaatkan setiap kesempatan dengan sebaik-baiknya. Jangan takut untuk mencoba hal-hal baru, menjalin hubungan dengan teman-teman &amp; sahabat dan berkontribusi dalam setiap kegiatan kampus,” harapnya.</p>

Baca Selengkapnya arrow_forward
Gelar Acara Yudisium dan Pengangkatan Sumpah Profesi, 436 Mahasiswa Ikes Payung Negeri Pekanbaru Resmi Dinyatakan Lulus
Akademik 17 Sep 2025

Gelar Acara Yudisium dan Pengangkatan Sumpah Profesi, 436 Mahasiswa Ikes Payung Negeri Pekanbaru Resmi Dinyatakan Lulus

<p>Pekanbaru - Institut Kesehatan (Ikes) Payung Negeri Pekanbaru menggelar acara Yudisium dan Sumpah Profesi untuk Program Studi Profesi Ners, S1 Keperawatan, D3 Keperawatan, Profesi Bidan, S1 Kebidanan, D3 Kebidanan dan S1 Ilmu Kesehatan Masyarakat. Kegiatan yang diikuti oleh 436 Mahasiswa ini berlangsung di Ballroom Hotel Pangeran Pekanbaru pada Kamis, 11 September 2025.<br><br>Rektor Ikes Payung Negeri Pekanbaru Dr. Deswinda, S.Kep.,Ns.,M.Kes memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh lulusan atas dedikasi dan kerja kerasnya selama mengemban pendidikan di Ikes Payung Negeri Pekanbaru.<br><br>&nbsp;“Saya yakin bahwa dengan bekal yang telah didapatkan secara akademik dan secara profesi di Ikes Payung Negeri Pekanbaru, saudara semua sudah siap untuk berkontribusi dan memberikan yang terbaik untuk masyarakat,” katanya Kamis, (11/09/2025).<br><br>Kemudian ia mengucapkan terimakasih kepada Ketua Persatuan Perawat Nasional Indoneisa (PPNI), Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) dan&nbsp; Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indoensia (AIPNI) karena sudah membersamai disetiap kegiatan. &nbsp;<br><br>“Dan kami mohon kepada Organisasi Profesi untuk bimbingan dan binaan kepada perawat, bidan dan ahli kesehatan masyarakat tamatan Ikes Payung Negeri Pekanbaru sebagai anggota baru di organisasi kita masing-masing,” harapnya.<br><br>Selanjutnya, Kepala LLDikti Wilayah XVII Dr. H. Nopriadi, SKM, M.Kes mengucapkan selamat kepada seluruh lulusan yang akan diyudisium hari ini. Ia menyebut, meskipun Ikes Payung Negeri Pekanbaru adalah perguruan tinggi swasta namun kualitasnya tidak kalah oleh perguruan tinggi negeri.<br><br>“Saya melihat, alumni Ikes Payung Negeri ini tersebar dimana-mana dan diberikan kepercayaan pada posisi-posisi tertentu,” ujarnya Kamis, (11/09/2025).<br><br>“Dari yang saya lihat, kualitas dari lulusan Keperawatan, Kebidanan, dan Kesehatan Masyarakat apalagi prodinya sudah terakreditasi Unggul itu tidak kalah dari lulusan UI, UGM, Padajajaran dan lain sebagainya,” tambahnya.<br><br>Ia berharap Ikes Payung Negeri Pekanbaru terus berkembang menjadi Institusi yang unggul &amp; kompetitif, profesional &amp; memiliki lulusan yang berkarakter dan berahklak mulia.<br><br>“Saya doakan suatu saat nanti Ikes Payung Negeri Pekanbaru bisa menjadi Universitas Payung Negeri Pekanbaru, saya Insha Allah akan selalu siap membantu dan teman-teman di LLdikti wilayah XVII selalu memberikan support untuk kemajuan Ikes Payung Negeri Pekanbaru,” ujarnya.</p>

Baca Selengkapnya arrow_forward
Ikes Payung Negeri Pekanbaru Taja Kegiatan Banchmarking dan Family Gathering di 3 Negara Untuk Tingkatkan Mutu Internal
Akademik 17 Sep 2025

Ikes Payung Negeri Pekanbaru Taja Kegiatan Banchmarking dan Family Gathering di 3 Negara Untuk Tingkatkan Mutu Internal

<p>Pekanbaru - Ikes Payung Negeri Pekanbaru gelar kegiatan Banchmarking dan Family Gathering di tiga Negara yaitu Indonesia, Malaysia dan Singapura. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 3 – 6 September 2025.<br>&nbsp;<br>Rektor Ikes Payung Negeri Pekanbaru Dr. Deswinda, S.Kep., Ns., M.Kes mengatakan kegiatan ini diadakan untuk meningkatkan mutu internal kampus Ikes Payung Negeri Pekanbaru.&nbsp;<br><br>“Benchmarking tidak hanya menjadi sarana untuk memperoleh inspirasi tetapi juga sebagai langkah evaluasi terhadap kelebihan dan kekurangan yang dimiliki sehingga kampus dapat menyusun strategi pengembangan yang lebih tepat,” ujarnya Selasa, (09/09/2025).<br><br>“Selain itu, kegiatan ini juga untuk mempererat silaturahmi dengan menjalin kedekatan antar anggota keluarga besar IKes Payung Negeri Pekanbaru dan menciptakan keakraban yang penuh kekeluargaan,” tambahnya.<br><br>Ia menyebut, luaran yang didapatkan dari kegiatan ini adalah terbentuknya hubungan kekeluargaan yang lebih erat dibandingkan sebelumnya. Ia berharap kegiatan ini dapat meningkatkan motivasi dan produktifitas sivitas akademika di lingkungan kerja Ikes Payung Negeri Pekanbaru.&nbsp;<br><br>Kemudian, ia mengucapkan terimakasih kepada Ketua Yayasan Ikes Payung Negeri Pekanbaru yang telah memberikan apresiasi kepada seluruh sivitas akademika Ikes Payung Negeri Pekanbaru dalam bentuk family gathering atas capaian terwujudnya akreditasi unggul untuk 3 program studi di Ikes Payung Negeri Pekanbaru.</p>

Baca Selengkapnya arrow_forward
Fakultas Keperawatan Ikes Payung Negeri Pekanbaru Kembali Menggelar Kuliah Pakar Keperawatan
Akademik 31 Jul 2025

Fakultas Keperawatan Ikes Payung Negeri Pekanbaru Kembali Menggelar Kuliah Pakar Keperawatan

<p><br>Fakultas Keperawatan Ikes Payung Negeri Pekanbaru taja Kuliah Pakar Keperawatan dengan tema "Trend Komplementer Dalam Penerapan Asuhan Keperawatan di Era Digitalisasi". Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Ikes Payung Negeri Pekanbaru Pada Selasa, 29 Juli 2025.<br><br>Adapun yang menjadi narasumber dalam kegiatan ini adalah Dr. Widyatuti, Sp.Kep.Kom yang merupakan Dosen Fakultas Keperawatan Universitas Indonesia.<br><br>Dekan Fakultas Keperawatan Ikes Payung Negeri Ns. Wardah, M. Kep mengatakan tujuan mengangkat topik tersebut dikarenakan sejalan dengan salah satu mata ajar pendukung visi misi Fakultas Keperawatan Ikes Payung Negeri Pekanbaru.<br><br>"Kami sengaja mengangkat topik ini sebagai judul kuliah pakar karena menjadi&nbsp; salah satu mata ajar pendukung visi misi fakultas," ujarnya pada Selasa, (29/07/2025).<br><br>Ia berharap seluruh peserta kuliah pakar yang hadir dapat menyerap materi yang disampaikan oleh narasumber untuk menunjang pengetahuan dan wawasan seluruh mahasiswa.<br><br>"Nanti ada sesi tanya jawab dan harapannya kita bisa berdiskusi untuk mendapatkan lebih banyak lagi ilmu tentang komplementer keperawatan," tutupnya.</p>

Baca Selengkapnya arrow_forward
Guna Pemenuhan dan Peningkatan Kemampuan Akademik Mahasiswa, Fakultas Keperawatan Ikes Payung Negeri Pekanbaru Gelar Kuliah Pakar Keperawatan
Akademik 29 Jul 2025

Guna Pemenuhan dan Peningkatan Kemampuan Akademik Mahasiswa, Fakultas Keperawatan Ikes Payung Negeri Pekanbaru Gelar Kuliah Pakar Keperawatan

<p>Fakultas Keperawatan Ikes Payung Negeri Pekanbaru Gelar Kuliah Pakar Keperawatan dengan Tema “Manajemen Asuhan Keperawatan Berbasis Digital” pada Senin, 28 Juli 2025. Adapun narasumber dari kegiatan yang dilaksanakan di Auditorium Ikes Payung Negeri Pekanbaru ini adalah Dosen Keperawatan Universitas Andalas Dr. Yulastri Arif, S.Kp., M.Kep.<br><br>Wakil Rektor (WR) I Ikes Payung Negeri Pekanbaru Ns. Candra Saputra, M.Kep dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini adalah rutinitas disetiap akhir semester guna pemenuhan dan peningkatan kemampuan akademik melalui kegiatan tidak terstruktur.<br><br>“Artinya diluar kegiatan di dalam kelas Fakultas Keperawatan baik Program Studi S1 Keperawatan maupun D3 Keperawatan,” katanya Senin, (28/07/2025).<br><br>Ia mengatakan bahwa kegiatan ini adalah bentuk upaya untuk menjamin kualitas penyelenggara pendidikan dan pembelajaran.<br><br>"Khususnya bermanfaat bagi mahasiswa, terutama menyongsong sesuai pencapaian visi dan misi kita di Ikes Payung Negeri Pekanbaru dan juga visi misi yang digunakan oleh Fakultas yaitu menganut pada ciri digitalisasi keperawatan,” ujarnya.<br><br>“Makanya tema yang diambil hari ini untuk pemenuhan mata ajarnya adalah manajemen asuhan keperawatan berbasis digital,” tambahnya.<br><br>Kemudian ia menyebut asuhan keperawatan berbasis digital adalah hal yang harus digali lebih dalam oleh mahasiswa selaku calon tenaga keperawatan karena hal ini akan menjadi tantangan ketika memasuki dunia kerja nantinya.<br><br>“Pada saat praktek CCSA kemaren tentu pendekatan-pendekatan digital itu sekarang menjadi tren ya. Ini juga yang harus perlu digali bagaimana kesiapan kawan-kawan mahasiswa selama nanti menjadi tenaga kesehatan khususnya tenaga keperawatan yang akan bertugas dipelayanan keperawatan,” katanya.</p>

Baca Selengkapnya arrow_forward